UAS Sistem Operasi Mukhlishina Lahuddin

 

Nama        : Mukhlishina Lahuddin

Nim           : 18020036

Semester : 7

Jurusan    : TI reg sore

 

1. Berikan penjelasan yang singkat mengenai deadlock dan berikan contoh deadlock

2. Jelaskan langkah - langkah penaganan deadlock !

3. Berikan penjelasan mengenai perbedaan manajemen pemartisian dinamis dan statis!

4. Paparkan dengan jelas fungsi manajemen memori!

5. Berikan pengertian dari manajemen memori tanpa swaping!

6. Jelaskan antara monoprogramming dan multiprogramming!

7. Jelaskan perbedaan dari metode akses sekuensial dan akses langsung (direct)!

8. Jelaskan secara singkat jurnal yang dibahas pada masing - masing kelompok!

 

 

JAWABAN

1.       Deadlock adalah dua proses yang terjadi serentak saling menunggu proses mana yang terlebih dahulu akan dimulai. Contohnya adalah ketika 2 software dijalankan secara bersamaan dimana komputer tidak mampu menjalankannya yang menyebabkan komputer not responding.

 

2.       Penanganan Deadlock

A.       Mengabaikan Masalah Deadlock

    Untuk memastikan sistem tidak memasuki deadlock, sistem dapat menggunakan pencegahan deadlock atau penghindaran deadlock membutuhkan informasi tentang sumber daya mana yang akan seuatu proses meminta dan berapa lama akan digunakan.

 

B.      Menghindaran Deadlock

    Pendekatan metode ini adalah dengan hanya memberi kesempatan ke permintaan sumber daya yang tidak mungkin akan menyebabkan deadlock.

 

C.      Pencegahan Deadlock

    Metode Pencegahan dianggap sebagai solusi yang bersih dipandang dari sudut tercegahnya deadlock. Tetapi pencegahan akan mengakibatkan kinerja utilisasi sumber daya yang buruk. Metode pencegahan menggunakan pendekatan dengan cara meniadakan empat syarat yang dapat menyebabkan deadlock terjadi pada saat eksekusi.

    Syarat pertama yang akan dapat ditiadakan adalah Mutual Exclusion, jika tidak ada sumber daya yang secara khusus diperuntukkan bagi suatu proses maka tidak akan pernah terjadi deadlock. Namun jika membiarkan ada dua atau lebih proses mengakses sebuah sumber daya yang sama akan menyebabkan chaos.

    Cara kedua dengan meniadakan kondisi hold and wait terlihat lebih menjanjikan. Jika suatu proses yang sedang menggunakan sumber daya dapat dicegah agar tidak dapat menunggu sumber daya yang lain, maka deadlock dapat dicegah. Langkah yang digunakan adalah dengan membuat proses agar meminta sumber daya yang mereka butuhkan pada awal proses sehingga dapat dialokasikan sumber daya yang dibutuhkan. Namun jika terdapat sumber daya yang sedang terpakai maka proses tersebut tidak dapat memulai prosesnya.

    Cara terakhir adalah dengan meniadakan syarat keempat circular wait. Terdapat dua pendekatan, yaitu:

1)      Mengatur agar setiap proses hanya dapat menggunakan sebuah sumber daya pada suatu waktu, jika menginginkan sumber daya lain maka sumber daya yang dimiliki harus dilepas.

2)      Membuat penomoran pada proses proses yang mengakses sumber daya. Suatu proses dimungkinkan untuk dapat meminta sumber daya kapan pun, tetapi permintaannya harus dibuat terurut.

 

 

3.        Perbedaan manajemen pemartisian dinamis dan statis :

Manajemen memori pemartisian dinamis adalah sebuah manajemen memori dengan metode pemartisian yang lokasi dan ukuran proses di memori dapat beragam sepanjang waktu secara dinamis.

Manajemen memori pemartisian statis adalah manajemen memori dibagi menjadi beberapa sejumlah partisi tetap. Pada partisi-partisi tersebut proses-proses ditempatkan.

 

4.       Fungsi manejemen memori  untuk meng input data  proses atau meng output secara efisien

5.       Pemindahan citra / gambaran proses antara memori utama dan disk eksekusi

6.       Monoprogramming berarti hanya ada satu proses dalam satu waktu di memori dan sistem operasi.

 

Multiprogramming berarti meletakan lebih dari sebuah program di memori utama

7.       Perbedaan antara Metode akses sequential dan akses langsung (direct) adalah :

 

Metode Sequential Acces Adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record record didepannya.

 

Sequential acces Merupakan Metode yang sangat sederhana dan sedangkan Direct Acces Adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada.

 

Direct acces Merupakan metode yang mebiarkan program membaca dan menulis dengan cepat pada berkas yang dibuat dengan fixed-lenght logical order tanpa adanya urutan.

 

8.        

Journal 1
Media Pembelajaran Desain Grafis Menggunakan Photoshop Berbasis Multimedia

Rumusan masalah

Bagaimana membuat suatu media desain grafis menggunakan photoshop yang berbasiskan multimedia sehingga belajar terasa lebih mudah

Metode Penelitian

Menggunakan metode prototype, merupakan metode pengembangan system dimana hasil analisa per bagian system langsung di terapkan kedalam sebuah model tanpa menunggu seluruh system selesai Pressman, 2001).

Tahapan metode Prototype

1.       Tahap Pengumpulan Kebutuhan

2.       Quick Design (Perancangan di susun cepat)

3.       Building Prototype (Dibagung sesui dengan perancangan)

4.       Customer Evaluation of Prototype (Evaluasi dengan pemakai)

5.       Refining Prototype (Prototype disempurnakan)

6.       Engineer Product (Siap untuk di gunakan)

Solusi/Kesimpulan

Dalam pembuatan pembelajaran Photoshop ini terdapat tampilan yang tersaji secara integral artinya semua tampilan tersebut terhubung satu dengan yang lainnya. Tampilan yang dibangun dalam pembelajaran Photoshop ini adalah tampilan memanipulasi foto dan desain grafis.

 

 

 

 

 

Journal 2

Penerapan Metode Design Thinking pada Model Perancangan Ui/Ux aplikasi penanganan laporan kehilangan dan temuan barang tercecer

Di susun oleh

-          Aria Ar Razi

-          Intan Rizky Mutiaz

-          Pindi Setiawan

Rumusan masalah

Penanganan terhadap kasus kehilangan dan temuan barang yang tercecer pada masyarakat urban di Indonesia dapat diselesaikan dengan perancangan aplikasi mobile pada smartphone. Minimnya informasi, keterbatasan sistem pengelolaan, serta belum adanya media teknologi alternatif menjadi sejumlah kendala dalam penanganan kasus kehilangan dan temuan barang tercecer

Metode Penelitian

Design Thinking  metode ini dikenal sebagai suatu proses berpikir komprehensif yang berkonsentrasi untuk menciptakan solusi yang diawali dengan proses empati terhadap suatu kebutuhan tertentu yang berpusat pada manusia (human centered) menuju suatu inovasi berkelanjutan berdasarkan kebutuhan penggunanya.

9.        

Comments