PENGOLAHAN CITRA DIGITAL
NAMA : MUKHLISHINA LAHUDDIN
NIM :18020036
KELAS : A
JURUSAN : TI
SEMESTER : 6
1. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar
1.
Fovea di bagian retina terdiri dari dua jenis
receptor, sebutkan dan jelaskan
dua jenis receptor tersebut?
Jawab :
1)
Sel kerucut (sel
konus)
fungsinya : untuk menerima rangsangan
cahaya yang berwarna dan terang.
2)
Sel batang (sel
basilius)
fungsinya : untuk menerima rangsangan
berupa cahaya dengan intensitas lemah dan tidak berwarna.
2.
Jelaskan beberapa istilah
berikut
1. Blind Spot
2.
Subjective brightness
3.
Brightness adaption
4.
Sensor Pasif
5.
Sensor Aktif
Jawab :
1.
Blind Spot
Blind spot atau yang sering disebut
dengan titik buta adalah istilah, dimana pengendara tidak dapat melihat dengan
baik sebuah area tersebut. Istilah blind spot sering disebut sebagai area
no-zone tidak hanya berlaku untuk pengemudi mobil saja.
2.
Subjective brightness
Brightness adalah proses untuk
kecerahan citra, jika intensitas pixel dikurangi dengan nilai tertentu maka
citra akan menjadi lebih gelap, dan sebaliknya jika intensitas pixelnya
ditambah dengan nilai tertentu maka akan lebih terang. Proses meningkatkan
intesitas cahaya pada gambar dengan cara menambah nilai warna di setiap pixel
pada ketiga matriks komponen warna (Red, Green, Blue).
3.
Brightness adaption
Brightness adaption Merupakan fenomena
penyesuaian mata manusia dalam membedakan gradasi tingkat kecemerlangan; Batas
daerah tingkat kecemerlangan yang mampu dibedakan secara sekaligus oleh mata
manusia lebih kecil dibandingkan dengan daerah tingkat kecemerlangan
sebenarnya.
4.
Sensor Pasif
Sensor pasif adalah sensor yang tidak
membutuhkan sumber energi tambahan dan secara langsung mengeluarkan sinyal
elektrik untuk merespon rangsangan.
5.
Sensor Aktif
Sensor aktif adalah sensor yang
membutuhkan sumber energi tambahan untuk bekerja. Sumber energi luar biasanya
disebut sinyal eksitasi {excitation signal}, sinyal tersebut oleh sensor
dimodifikasi untuk memproduksi sinyal output. . Berikut ini beberapa contoh
sensor pasif yaitu termokopel, piezoelectric, fotodioda, dan generator.
3.
Uraikan perbedaan
perspective projection dan weak perspective
Jawab :
Perspective Projection adalah proses
transformasi dari koordinat 3Dworld ke 2D image yang dilakukan berdasarkan Continuous
Perspektive Projection dan Optics.
Weak Perspective Adalah efek
perspective,tetapi tidak berdasarkan skala object secara individu, yaitu mengumpulkan
titik-titik ke suatu kelompok pada sekitar kedalaman yang sama dan kemudian membagi
setiap titik dengan kedalaman kelompok titik - titik itu.
4.
Jelaskan dengan singkat
manfaat pengolahan digital dalam kehidupan sehari-hari
Jawab
:
Manfaat
pengolahan citra adalah menunjang kebutuhan kehidupan seharisahari khususnya
untuk : Memfasilitasi penyimpanan dan
transmisi citra seperti menentukan metode penyimpanan citra yang efisien dalam suatu kamera digital
sehingga mempercepat proses pengirim citra dari jarak jauh misalkan dari planet Mars ke Bumi.
5.
Jelaskan perbedaan model
RGB , model CMY , model HIS dan model YIQ
Jawab
:
1. Model RGB
(red, green, blue) untuk warna monitor dan warna pada kamera video
2. Model CMY
(cyan, magenta, yellow) untuk model printer;
3. Model YIQ
model, digunakan untuk standard televisi. Y berkoresponden dengan
luminasi, dan Q adalah dua komponen
kromatik yang disebut inphase dan quaratur.
6.
Jelaskan pegertian dan
berikan contoh mengenai distorsi Radiometrik dan Geometrik
Jawab :
Geometrik
merupakan posisi geografis yang berhubungan dengan distribusi keruangan
(spatial distribution).
Geometrik memuat informasi data yang mengacu bumi (geo-referenced data),
baik posisi (sistem koordinat
lintang dan bujur) maupun informasi yang terkandung didalamnya. Menurut Mather
(1987), koreksi geometrik adalah transformasi citra hasil penginderaan jauh
sehingga citra tersebut mempunyai sifat-sifat peta dalam bentuk, skala dan
proyeksi.
Koreksi
radiometrik ditujukan untuk memperbaiki nilai piksel supaya sesuai dengan yang
seharusnya yang biasanya mempertimbangkan faktor gangguan atmosfer sebagai
sumber kesalahan utama. Efek atmosfer menyebabkan nilai pantulan objek
dipermukaan bumi yang terekam oleh sensor menjadi bukan merupakan nilai
aslinya, tetapi menjadi lebih besar oleh karena adanya hamburan atau lebih
kecil karena proses serapan. Metode-metode yang sering digunakan untuk
menghilangkan efek atmosfer antara lain metode pergeseran histogram (histogram
adjustment), metode regresi dan metode kalibrasi bayangan (Danoedoro, 1996).
Koreksi radiometrik adalah koreksi dasar citra yang dilakukan untuk
menghilangkan noise yang terdapat pada citra sebagai akibat dari adanya
distorsi oleh posisi cahaya matahari, dan salah satu contoh citra satelit yang
memerlukan proses ini adalah citra Satelit Landsat (Rahayu & Candra, 2014).
Comments
Post a Comment